BANTUL – Dalam rangka memperkuat nilai-nilai spiritualitas dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik, Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama Kristen dan Katolik dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana) Kabupaten Bantul menghadiri kegiatan Pendalaman Iman Kristiani pada Rabu (16/9/2026) di Gereja Santo Yakobus Klodran, Bantul.
Menurut Kepala Bidang Pertanahan DPTR Kabupaten Bantul, Rizal Hastomo, yang menghadiri acara bersama jajarannya, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan mental dan rohani bagi para abdi negara. Peserta yang hadir mencakup jajaran TNI, Polri, DPRD, BUMN, BUMD, guru, serta karyawan dan karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul.
Ibadah dan pendalaman iman kali ini menghadirkan Romo Antonius Pabendon sebagai pembawa firman. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan bahwa di tengah dinamika yang sedang terjadi di negara saat ini, umat Kristiani diajak untuk meneladani ajaran Yesus dengan membantu sesama. Terutama bagi saudara-saudara yang sedang membutuhkan bantuan tanpa memandang ras, agama, asal-usul, maupun golongan tertentu.
“Ajaran Yesus harus diterapkan, baik dalam pekerjaan maupun di dalam keluarga,” papar Romo Antonius.
Dalam kesempatan tersebut, Romo Antonius juga mengupas makna dari bacaan Kitab Suci Lukas 10:25-37. Beliau mengambil contoh kisah orang yang diserang penyamun yang kemungkinan adalah seorang Yahudi. Sementara itu, orang Samaria yang kala itu dianggap sebagai musuh orang Yahudi, justru menjadi pihak yang mengulurkan pertolongan.
“Seorang imam yang dimaksud di sini adalah sosok religius yang paham hukum agama. Namun, ia memilih tidak menolong karena mungkin tergesa-gesa harus melakukan ritual keagamaan. Selain itu, ada kekhawatiran jika menolong orang yang tidak tepat, ia dapat menajiskan diri dan harus melalui ritual penyucian yang panjang,” jelas Romo Antonius.
“Sementara orang Lewi adalah mereka yang bekerja untuk Bait Allah. Mereka juga dikenal religius dan paham hukum agama, namun memilih tidak menolong karena kemungkinan harus segera menunaikan tugas keagamaan,” imbuhnya.
Keikutsertaan ASN dari DPTR Bantul dalam kegiatan ini diharapkan dapat menyegarkan kembali semangat pengabdian mereka. Selain menjadi sarana refleksi diri, momen ini juga diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan dan sinergi antar instansi serta sesama pegawai Kristiani di wilayah Kabupaten Bantul demi terwujudnya pelayanan publik yang semakin baik.(riza)
